Posts Tagged ‘padi’

Caplak Roda : 2 Kali Lebih Cepat daripada Caplak Biasa

Written by Toko Pupuk on . Posted in Pertanian

Berita tentang Caplak Roda : 2 Kali Lebih Cepat daripada Caplak Biasa.

Caplak Roda : 2 Kali Lebih Cepat daripada Caplak Biasa

Caplak termasuk alat pertanian tradisional yang berfungsi untuk membuat garis pola jarak tanam padi. Pada pertanaman dengan sistem jajar legawa, penggunaan Caplak sangat dibutuhkan untuk pembuatan garis pola tanam.

Saat ini penggunaan Caplak Roda sedang berkembang dan semakin banyak petani yang mulai menggunakannya. Pada Caplak Roda, untuk membentuk garis pola jarak tanam potongan vertikal dan horizontal dilakukan dengan sekali tarik sedangkan pada Caplak Biasa dilakukan penarikan caplak dua kali yaitu secara vertical dan horizontal. Pembuatan garis pola jarak tanam menggunakan caplak roda pun menjadi dua kali lebih cepat dibandingkan dengan caplak biasa.

Caplak Roda : 2 Kali Lebih Cepat daripada Caplak Biasa

Biaya yang dibutuhkan untuk membuat garis pola jarak tanam pun menjadi setengahnya. Dengan biaya yang lebih rendah ini, maka biaya tanam padi menjadi lebih murah.

caplak

caplak

Dengan semakin berkembangnya pemakaian Caplak Roda di Provinsi Bengkulu, dilakukan perbaikan dan penyempurnaan yaitu pada ketepatan ukuran dan sistem bongkar pasang (knock down). Ada dua tipe Caplak Roda yang dapat dibuat yaitu tipe tegel dan tipe legowo. Tipe legowo dapat berupa legowo 4 : 1 maupun legowo 2 : 1. Saat ini tipe caplak roda yang telah dibuat BPTP Bengkulu yaitu tipe tegel dan tipe legowo 4 : 1.

deptan.go.id

Demikian tentang Caplak Roda : 2 Kali Lebih Cepat daripada Caplak Biasa.

GD Star Rating
loading...

Pencarian info :

Petani Jepang Pakai Bebek PengGanti Pestisida

Written by Toko Pupuk on . Posted in Berita, Pertanian

Berita tentang Petani Jepang Pakai Bebek Ganti Pestisida untuk pertanian organik.

Siapa bilang bercocok tanam wajib menggunakan pestisida dan bahan kimia lainnya? Tanpa banyak bicara, Takao Furuno, warga Desa Keisen, Pulau Kyushu, Jepang, mematahkan premis itu.

Petani Jepang Pakai Bebek PengGanti Pestisida

Belajar pada sistem bercocok tanam kuno tradisi leluhurnya, pria berusia 61 tahun ini mengolah 6 ha lahan pertaniannya tanpa pestisida. Dengan catatan khusus: panennya selalu berhasil dan ia mendapatkan penghasilan tambahan dari beternak bebek.

Bebek? Pria ini terkekeh saat menjelaskannya. Dalam tradisi lama para petani Jepang, mereka melibatkan  bebek dan puluhan burung-burung sebagai tenaga patroli hama. Unggas ini memakan serangga dan gulma tanpa mengusik tanaman. Mereka juga memastikan oksigenisasi air dan menyuburkan tanah dengan kotorannya.

Petani Jepang Pakai Bebek PengGanti Pestisida

Furuno telah memotong biaya produksi dan meningkatkan hasil hampir sepertiga dibandingkan dengan tetangganya yang menggunakan pupuk kimia. Di akhir masa tanam, ia menjual padi dan bebeknya sekaligus.

Oh ya, Furuno kini juga mendapat penghasilan lain, yaitu dari royalti buku. Sebuah penerbit, memintanya menulis teknik bertani dengan melibatkan unggas. Tahun 2000, bukunya diterbitkan. Kini, buku Furuno tak hanya laris manis di Jepang, namun menjajah mancanegara hingga ke Prancis. Uji coba yang dilakukan petani Camargue, Prancis, dari bukunya, terbukti efektif. Furuno pun diundang untuk berbagi ilmu secara langsung.

Demikian kabar mengenai Petani Jepang Pakai Bebek PengGanti Pestisida.

GD Star Rating
loading...

Pencarian info :

Dahlan Iskan: Petani Memakai Mesin Pemanen Karya Gresik

Written by Toko Pupuk on . Posted in Berita

Berita tentang Dahlan Iskan: Petani Memakai Mesin Pemanen Padi Karya Gresik.

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan menyarankan para petani dan perusahaan pelat merah yang bergerak di bidang pertanian memakai mesin pemanen padi buatan Gresik. Mesin itu bermerek Fututa.

“Harganya lebih murah dibanding buatan luar negeri,” kata Dahlan Iskan ketika memanen padi hasil kelompok tani binaan PT Sang Hyang Seri (Persero), seperti ditirukan staf humas Kementerian BUMN, Rabu, 11 April 2012, di Makassar. Harga mesin Fututa hanya Rp 50 juta. Sedangkan mesin sejenis buatan luar negeri seharga Rp 300 juta.

Dahlan Iskan: Petani Memakai Mesin Pemanen Karya Gresik

Selain lebih murah, menurut Dahlan, penggunaan mesin Fututa berarti membantu industri dalam negeri. Warga dan BUMN diajak mencintai produksi dalam negeri. Jadi tidak perlu impor mesin.

Keuntungan memakai mesin panen padi ini dibanding yang manual adalah gabah yang dipanen lebih utuh dan tidak rusak. “Gabah yang dihasilkan lebih banyak,” tutur Dahlan. Ia mengatakan ini menguntungkan petani. Mesin itu juga mampu memanen padi seluas 1 hektare dalam waktu 6 jam.

Dahlan Iskan: Petani Memakai Mesin Pemanen Karya Gresik

Dahlan memanen padi dalam kegiatan Gerakan Peningkatan Produksi Pangan Berbasis Korporasi (GP3K). Sebelum memanen padi, mantan Direktur Utama PLN ini sempat berdiskusi dengan para petani.tempo.co

Demikian kabar mengenai Dahlan Iskan: Petani Memakai Mesin Pemanen Karya Gresik.

GD Star Rating
loading...

Pencarian info :

Icon pupuk
berkualitas
Icon ijin PPI
kementan RI
Icon harga
terjangkau
Icon kirim
nusantara
Icon untung
dijual kembali
Icon no
minimum order
Icon cocok
semua tanaman
Icon Pupuk
Non Subsidi
Icon layanan
pasca jual