Pemesanan Pupuk

Elsa Rosyidah

085655567971
081233363625
0341-5490666
ElsaRosyidah@gmail.com

September 2010
M T W T F S S
« Jul    
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
27282930  

Posts Tagged ‘lada’

Pupuk | pupuk lada | lada | bibit lada | penanaman lada | pemupukan lada | pemeliharaan lada | makalah pupuk | jurnal pupuk | budidaya pertanian | agronomi | fertilizer | toko pupuk | pengaruh pupuk | jual pupuk | industri pupuk | pemupukan

Bibit tanaman dapat menggunakan setek. Untuk mengatasi keterbatasan bahan tanaman, dapat digunakan setek satu ruas (dua buku).
Varietas lada unggul yang direkomendasikan adalah Petaling 1, Petaling 2, Natar 1, Natar 2, Chunuk, LDK, dan Bengkayang. Varietas Natar 1 toleran terhadap penyakit busuk pangkal batang (BPB).
Penanaman diawali dengan membuat lubang tanam berukuran 80 cm x 60 cm x 60 cm atau 60 cm x 40 cm x 40 cm, bergantung pada struktur dan tekstur tanah. Selanjutnya lubang tanam diberi pupuk kandang, bahan organik, dan T. harzianum untuk mencegah serangan P. capsici.
Pemupukan menggunakan N, P, K, dan Mg dengan takaran1,6-2,4 kg (12:12:24:2) per tanaman per tahun untuk tanaman produktif, bergantung pada jenis tanah. Pupuk diberikan sesuai kebutuhan tanaman, yaitu dengan cara dibagi menjadi empat. Pemupukan dilakukan selama musim hujan dengan interval 40 hari. Tanaman lada umur 1 tahun memerlukan 1/8 takaran yang dibagi menjadi empat (diberikan pada umur 5, 7, 9, dan 11 bulan), sedangkan tanaman umur 2 tahun, pupuk diberikan 1/8 takaran selama musim hujan dan dibagi empat.
Penggunaan tajar sangat dianjurkan, karena daunnya dapat dipakai sebagai kompos, menciptakan habitat yang baik bagi mikroba tanah, serta mengurangi pengaruh panas dan kekeringan. Penggunaan tajar hidup lebih menguntungkan karena murah, ramah lingkungan, dan hasil pangkasannya dapat digunakan sebagi sumber bahan organik bagi tanaman lada, walaupun dari segi produksi sama baiknya dengan penegak kayu/mati.
Pemeliharaan tanaman dilakukan dengan: (1) pemangkasan tajar pada seminggu sebelum pemupukan untuk mengoptimalkan serapan hara oleh tanaman lada, (2) pemangkasan sulur panjat lada pada tanaman muda untuk merangsang terbentuknya cabang buah sehingga membentuk kanopi yang ideal, dan (3) pemangkasan sulur cacing dan sulur gantung yang merupakan parasit bagi tanaman lada. Pemangkasan dilakukan apabila percabangan lada di dekat permukaan tanah terlalu lebat, dengan tujuan mengurangi kelembapan di sekeliling pangkal batang agar terhindar dari serangan patogen penyakit BPB.
Untuk mendapatkan lada yang bermutu tinggi, pemanenan dilakukan tepat waktu dan pengolahan dilakukan secara higienis. Serangkaian alat pengolahan lada hitam dan lada putih telah direkayasa Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat (Balittro) untuk meningkatkan mutu lada petani. Alat tersebut terdiri atas alat perontok, pengupas, dan pengering.

Pupuk | pupuk lada | lada | bibit lada | penanaman lada | pemupukan lada | pemeliharaan lada | makalah pupuk | jurnal pupuk | budidaya pertanian | agronomi | fertilizer | toko pupuk | pengaruh pupuk | jual pupuk | industri pupuk | pemupukan