Stok Pupuk Bersubsidi Area Sumenep Madura Kian Menipis
Berita tentang Stok Pupuk Bersubsidi Area Sumenep Kian Menipis.
Kepala Dinas Pertanian Sumenep, Jawa Timur, Bambang Heriyanto, mengatakan persediaan pupuk bersubsidi di daerah itu terus menipis. Padahal memasuki musim tanam padi tahun ini kebutuhan petani meningkat. “Kami kekurangan stok pupuk jenis ZA,” katanya, Sabtu, 3 Desember 2011.
Stok Pupuk Bersubsidi Area Sumenep Madura Kian Menipis
Saat ini stok pupuk ZA di distributor sebanyak 120 ton. Jumlah tersebut tidak mencukupi kebutuhan masyarakat selama bulan Desember yang mencapai 300 ton. Minimnya stok pupuk tersebut disebabkan oleh tingginya pembelian petani selama musim tanam tembakau.
Untuk mencegah kelangkaan pupuk, Bambang menjelaskan pihaknya telah mengajukan tambahan kuota pupuk ke Dinas Pertanian Provinsi Jawa Timur sebanyak 200 ton. Jika disetujui, kebutuhan pupuk selama bulan Desember sangat mencukupi. “Selain meminta tambahan, kami dan distributor sepakat selama kuota belum ditambah, sistem rayonisasi pupuk kita hapus,” tutur dia.
Adapun pupuk jenis lain seperti Urea, SP36, Phonska, dan Organik masih cukup. Stoknya rata-rata 800 sampai 5.000 ton.
Stok Pupuk Bersubsidi Area Sumenep Madura Kian Menipis
Berdasarkan data distributor, lanjut Bambang, jumlah pupuk Urea yang belum ditebus kelompok tani sebanyak 5.000 ton, Phonska dan Organik masing-masing sebanyak 3.000 ton, dan SP 36 sebanyak 884 ton.
Demikian kabar mengenai Stok Pupuk Bersubsidi Area Sumenep Kian Menipis.
loading...
Tags: kelangkaan pupuk, madura, pupuk bersubsidi, pupuk langka, stok pupuk, sumenep
Trackback from your site.

