Pengendalian Hama dan Penyakit Pada Sawit

Pengendalian Hama dan Penyakit Pada Sawit

Pengendalian Hama dan Penyakit Pada Sawit – Hama merupakan binatang pengganggu yang sering menyerang tanaman , salah satu tanaman yang sering di datangi hama adalah kelapa sawit. Lalu bagaimana cara pengendaliannya ?

pengendalian hama dan penyakit pada sawit

HAMA PADA KELAPA SAWIT

Kelapa sawit merupakan tanaman atau sumber penghasil minyak. Dan Indonesia merupakan penghasil sawit terbesar di dunia , banyak perkebunan dan pabrik sawit yang didirikan di Indonesia , diantaranya adalah sumatera sebagai penghasil sawit terbesar.

Tetapi , sering terjadi kendala pada saat pembudidayaan sawit yang disebabkan oleh beberapa faktor , salah satunya adalah faktor hama dan penyakit yang sering menyerang tanaman sawit sehingga menyebabkan penurunan produksi pada kelapa sawit bahkan bisa sampai mematikan tanaman kelapa sawit.

banyak petani betanya-tanya bagaimana cara mengendalikan hama yang menyerang kebun mereka yang tentunya sangat merugikan .

PENGENDALIAN HAMA

Untuk pengendalian hama , kita perlu mengetahui jenis- jenis hama terlebih dahulu. Ada macam-macam hama yang ada pada tanaman serta cara pengendaliannya. berikut hama yang sering menyerang tanaman kelpa sawit.

• Tungau

salah satu jenis hama yang menyerang kelapa sawit adalah tungau , tungau yang menyerang kelapa sawit adalah tungau merah. hama jenis ini memiliki ukruan yang sangat kecil yaitu berukuran 0,5 mm.

Bagian yang diserang oleh hama jenis ini adalah daun , dengan hidup disepanjang tulang anak daun lalu menghisap cairan pada daun sehingga warna daun berubah menjadi kecoklatan.

Tungau berkembang dengan pesat dan sangat berbahaya pada saat musim kemarau dengan cuaca yang kering, hama ini juga dapat mengakibatkan rusaknya bibit.

pengendalian hama jenis ini bisa dilakukan dengan cara penyemprotan akarsida yang berbahan aktif atau bisa dengan herbisida yang disemprotkan dengan konsentrassi rendah.

• Ulat Api

Hama jenis ini biasanya berkumpul di bawah daun dimana ulat ini meletakkan telurnya , lalu mengkikis daun mulai dari bawah permukaan daun sawit dan menyisakan epidermis daun bagian atas.

Bekas serangan ulat ini terlihat jelas pada setiap helaian daun , dan akhirnya daun yang telah diserang mati dan kering seperti bekas terbakar.

Untuk mengatasi hama jenis ini anda bisa langsung melakukan penyemprotan dengan herbisida yang banyak dijual di TOKO PUPUK
Penyemprotan dilakukan apabila tanaman sawit sudah berumur 2,5 tahun.

• Penggerek Tandan Buah

Hama jenis ini melakukan penyerangan dengan meletakkan telurnya pada tandan buah, dan setelah telur menetas, ulat akan melubangi buah kelapa sawit , tentunya ini sangat merugikan petani sawit.

Gejala yang ditimbulkan berupa bekas gigitan yang ditemukan pada permukaan buah dan bunga kelapa sawit .

LAKUKAN HAL INI

Maka dari itu diperlukan pengendalian serius terhadap hama ini, jika tidak buah akan habis digigiti dan busuk sehingga petani akan rugi besar . Pengendalian bisa dilakukan dengan cara-cara berikut.

– Kumpulkan semua buah yang busuk kedalam satu lubang lalu aplikasikan dengan menggunakn insektida fipronil lau tutup kembali lubang dengan tanah.
– Aplikasikan dengan inteksida fipronil dengan takaran 7,5 liter/15 liter.
– Lakukan pengendalian gulma untuk menurunkan kelembaban
– sanitasi buah yang sudah busuk
– Lakukan monitoring hama secara rutin , dengan mengamati jumlah dan intensitas serangan pada tandan yang ada pada buah kelapa sawit

Mungkin itu saja beberapa cara dalam pengendalian hama pada kelapa sawit dan semoga bermanfaat bagia anda . Jika info kurang jelas anda bisa langsung mengunjungi TOKO PUPUK.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *