Pemeliharaan Piringan Pada Kelapa sawit

Pemeliharaan Piringan Pada Kelapa sawit

Pemelehiraan Piringan Pada Kelapa Sawit – Kelapa sawit merupakan tanaman yang tergolong tanaman keras yang merupakan penghasil industri terbesar penghasil minyak makan, minyak industri maupun minyak makan.

Indonesia sendiri adalah penghasil kelapa sawit terbesar di seluruh dunia. Dimana hampir kebanyakan ada tanaman sawit di pinggir jalan. Perkebunan dan pabrik kelapa sawit ini pun banyak berdiri di berbagai daerah seperti kebanyakan di pulau sumatera.

Buah dari kelapa sawit ini memiliki warna yang bervariasi pula, mulai dari warna hitam hingga merah tergantung dari bibit yang digunakan oleh si petani.

pemeliharaann piringan pada kelapa sawit

PERAWATAN KELAPA SAWIT

Untuk Mendapatkan kualitas kelapa sawit yang baik diperlukan perawatan yang ekstra pula ,dengan beberapa cara yang mungkin bisa dilakukan oleh setiap petani.

Perwatan kelapa sawit lebih efektif dengan membuatkan piringan pada sekitaran batang kelapa sawit dengan diameter tertentu. Piringan ini adalah area yang yang berbentuk lingkaran yang berfungsi sebagai tempat penaburan pupuk sehingga mudah diserap oleh tanaman

disamping itu piringan ini juga berfungsi sebagai tempat jatuhnya buah kelapa sawit dan untuk mendukung hal tersebut area piringan harus dijaga kebersihannya dan bebas dari tanaman gulma.

CARA PEMELIHARAAN PIRINGAN

Cara memelihara piringan ini bisa dilakukan secara manual dengan memakai tenaga manusia dan dengan menggunakan bahan bahan kimia seperti herbisida yang dijual di TOKO PUPUK.

Kebanyakan petani atau pekerja membuat area piringan ini secara manual dengan mencabuti gulma yang tumbuh di sekitarannya terlebih dahulu .

Setelah itu area sekitaran piringan disemprot dengan memakai herbisida. Sedangkan luasnya perlu disesuaikan terlebih dahulu dengan ukuran dan usia tertentu.

• Kelapa sawit yang berusia 2 sampai 6 bulan dibuat dengan jari-jari piringan 60 cm
• Kelapa sawit yang berusia 6 sampai 12 bulan dibuat dengan jari -jari piringan 75 cm
• Kelapa sawit yang berusia 12 sampai 24 bulan dibuat dengan jari-jari piringan 100 cm
• Kelapa sawit yang berusia 24 samapi 36 bulan dibuat dengan jari-jari piringan 125 cm
• Kelapa sawit yang berusia lebih dari 36 bulan dibuat dengan jari-jari piringan 200 cm

Setelah melakukan pembuatan piringan dengan benar maka langkah selanjutnya perlu memberikan perawatan yang secara rutin dan ekstra. dengan tujuan agar piringan bisa berfungsi sebagai prasarana pemupukan dan hasil panen yang diinginkan bisa tercapai.

LANGKAH MEMBUAT PINGGIRAN

Untuk lebar piringan juga akan dipengaruhi oleh tinggi pokok ,yaitu semakin tinggi pokok kelapa sawit maka buah yang akan jatuh dipanen akan semakin jauh jatuhnya dan berhamburan sehingga pekerjaan dalam pengutipan berondolan sawit menjadi sulit.

Maka untuk mempermudah pengutipan berondolan sawit pinggiran ini sangat berguna sebagai tempat pengumpulannya , tinggal mengatur luas daerah pinggiran dengan jari-jari 2 – 2,5 cm.

Sebelum melakukan pembuatan pinggiran ada hal yang harus diperhatikaan yaitu tanamnan gulma yang tumbuh di sekitaran bataang sawit ,Maka dari itu seperti yang saya bahas sebelumnya tanaman gulma ini segera dibasmi dengan menggunakan herbisida.

PERHATIKAN JENIS GULMA

Namun, kita harus melihat jenis tanaman gulma tersebut ,, karena ada jenis-jenis herbisida yang perlu dilakukan untuk membasminya dan ada beberapa tambahannya

Jika tanaman gulma memiliki daun sempit maka menggunakan herbisida Glisfosat, dan tanaman gulma yang berdaun lebar Tambahkan Metsulfuron Methyl

Mungkin itu beberapa teknik yang biusa anda lakukan dalam pembuatan dan pemeliharaan pinggiran yang akan berguna bagi tanaman anda

Jika anda kurang puas dengan informasi ini ,anda bisa mengunjungi TOKO PUPUK atau bisa langsung menghubungi CS nya yang akan memberikan ssolusi untuk setiap tanaman anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *