Mesuji : Petani Menyesalkan Anarki pada Register 45 Mesuji
Ini kabar tentang Mesuji : Petani Menyesalkan Anarki pada Register 45 Mesuji.
Mesuji : Petani Menyesalkan Anarki pada Register 45 Mesuji
Persatuan Petani Moro-Moro Way Serdang, Mesuji, menyesalkan tindakan kekerasan yang dilakukan sekelompok perambah Register 45, Mesuji, Lampung.
Sekretaris Jenderal Persatuan Petani Moro-Moro Way Serdang (PPMWS) Syahrul Sidin mengimbau sejumlah pihak untuk menahan diri dan tidak melakukan tindak kekerasan, khususnya di daerah konflik agraria hutan Register 45. “Kekerasan hanya akan melanggengkan spiral kekerasan. Saatnya kita untuk mengedepankan cara-cara yang beradab dalam menyelesaikan berbagai persoalan itu,” kata Syahrul, Senin (28/5/2012), di Bandar Lampung.
Mesuji : Petani Menyesalkan Anarki pada Register 45 Mesuji
Perwakilan kelompok petani yang juga menggarap lahan di Register 45 ini menyatakan memahami kondisi psikologis para petani di Register 45. Hanya saja, kata Syahrul, melakukan kekerasan sama saja dengan terus menambah masalah.
PPMWS berharap pemerintah menelurkan kebijakan prorakyat dan menghormati hak asasi manusia. Konflik di Register 45 adalah konflik yang sudah berlangsung belasan tahun tanpa penyelesaian yang memadai.
Kompas
Yup, itulah kabar tentang Mesuji : Petani Menyesalkan Anarki pada Register 45 Mesuji.
loading...
Tags: anarki, hak asasi manusia, kekerasan, konflik, lampung, mesuji
Trackback from your site.
