Wakil Mentan MeResmikan Rumah Kompos serta olahan Pupuk di Siak
Wakil Mentri Pertanian RI Rusman Heriawan, Kamis (22/3/12) tiba di Kabupaten Siak Provinsi Riau, kedatangannya untuk meresmikan rumah kompos dan pengolahan pupuk organik yang telah beroperasi di Desa Rawang Kao Kecamatan Lubuk Dalam, Siak. Diharapkan kedepan Kabupaten Siak bisa menjadi bahan perontohan untuk seluruh Kabupaten dan Kota di Indonesia dalam pengolahan pupuk organik tersebut.
Wakil Mentan MeResmikan Rumah Kompos serta olahan Pupuk di Siak
Dalam acara tersebut dihadiri Dirjen Peternakan kesehatan hewan Ir Syukur iwantoro MS, MBA, Kadisbun Riau Zulher, Kadis Peternakan dan Kesehatan Hewan Patrianov, Kadis Tanaman Pangan dan Hortikultura Ir Basriman MP, Ketua DPRD Siak Zulfi Mursal SH, Kapolres Siak AKBP Sugeng Putut Wicaksono SIK, Kadis Pertanian, Perikanan dan Peternakan Siak Ir Syahrin Rasbi, perwakilan perusahaan PTPN V, PT Asian Agri, Perbankan, dan kelompok tani.
Menurut Wakil Mentri Pertanian bahwa apa yang dikemukakan itu bukan tanpa alasan, karena dirinya melihat potensi itu sudah ada di Siak yang diintegrasikan. Di sini perkebunannya dikombinasikan dengan peternakan. Dua bidang usaha yang berbeda tapi saling mendukung, yang disebut integrasi.
āDiharapkan kombinasi ini dilakukan oleh perusahaan perkebunan baik swasta, pemerintah dan masyarakat,” terang Rusman. Selain itu dikatakannya sejak dua tahun terakhir ini pemerintah mendorong perusahaan perkebenunan sawit melakukan integrasi. Integrasi di sini artinya tak saling membunuh, menjegal apalagi menyikut. Malahan integrasi yang dimaksudkan disini merupakan utility (kesatuan) untuk mendukung program lainnya.
“Kedepan kita kaji bagaimana integrasi sapi dengan jerami padi,” ungkap Rusman. Selain itu Siak ini merupakan salah satu contoh model pengembangan integrasi yang baik, bahkan dikenal dengan model multilevel, zero waste (Tidak ada limbah) semuanya habis dimakan sapi.
Akan tetapi perlu diingat dalam pengembangan ini jangan dilakukan one man one show, artinya jangan hanya pemerintah, melainkan swasta dan masyarakat ikut sama-sama mendukung dan melakukannya, sehingga ada inovasi dan terobosan yang dilakukan. “Siapa melakukan apa, tugasnya, sasaran, tujuan dan manfaatnya diketahui secara jelas,” sebut Rusman.
Wakil Mentan MeResmikan Rumah Kompos serta olahan Pupuk di Siak
Sementara bupati Siak Drs H Syamsuar MSi menambahkan, sistem integrasi sudah dilaksanakan. Petani memelihara sapi sudah biasa, lebih 12 tahun lalu beri bantuan sapi pada masyarakat. Akan tetapi keperluan akan daging sapi semakin hari semakin meningkat. Karenanya perlu dukungan pusat jadikan Siak sentra pembibitan sapi, mengingat keperluan daging di Riau meningkat. Bahkan untuk memenuhi keperluan pasokan daging, harun melakukan impor dari Lampung.
“Kami menyambut baik sinyal pusat yang menjadikan Siak sebagai sentra ekpor sapi dalam tiga empat mendatang dengan pupuk dan kompos” terang Syamsuar. riauterkini.com
loading...
Pencarian info :
Tags: kompos, pupuk, pupuk organik
Trackback from your site.

