Kelebihan Kelapa Sawit Pelepah Pendek

Kelebihan Kelapa Sawit Pelepah Pendek

kelebihan kelapa sawit pelepah pendek seperti kelapa sawit pada umumnya memiliki manfaat serta nilai ekomoni yang tinggai bagi pemilik kebun sawit tersebut. Namun dalam artikel ini saya tidak akan membahas mengenai manfaat serta harga nilai sebuah sebuah kelapa sawit. Sebagai bahan edukasi saya akan fokuskan tulisan ini kepada kelebihan sawit pelepah pendek dibandingkan sawit pada umumnya.

Tentu ini juga akan menjadi pertimbangan anda ketika ingin membuka usaha bisnis khususnya dalam bidang perkebunan kelapa sawit. Dari namanya yang unik tentu punya ciri khas tersendiri. Bagi anda yang masih penasaran mengenai apa sih sebenarnya sawit pelepah pendek itu? Apa yang menjadi keunikannya dibandingkan sawit yang lain? Akan saya jelaskan secara singkat dalam artikel ini.

Apakah kelebihan kelapa sawit pelepah pendek? Sektor pertanian Negara Indonesia sangat bergantung kepada kelapa sawit. Tanaman ini merupakan penghasil CPO (Crude Palm Oil) yang dibutuhkan sebagai bahan baku dalam berbagai industri pangan, kosmetik, dan obat-obatan. Karena mempunyai target pasar yang jelas dan luas, berbisnis kelapa sawit ini terbilang sangat menguntungkan. Anda bisa mencobanya.

Sebelumnya perlu Anda ketahui kalau kelapa sawit ini memiliki beberapa jenis. Berdasarkan karakteristik pelepahnya, ada dua jenis kelapa sawit yaitu kelapa sawit dengan pelepah pendek dan kelapa sawit dengan pelepah panjang. Pada umumnya petani memilih kelapa sawit yang mempunyai pelepah panjang untuk ditanam di lahannya. Hal ini dikarenakan jenis kelapa sawit tersebut memiliki produktivitas yang lebih tinggi.

Kelapa sawit pelepah pendek

kelebihan kelapa sawit pelepah pendek

Kelapa sawit yang memiliki pelepah panjang biasanya ditanam dalam jarak 8 x 9 meter. Jarak ini sudah cukup ideal bagi tanaman-tanaman kelapa sawit tersebut untuk bisa tumbuh dengan baik. Ukuran pelepahnya yang panjang mengharuskan tanaman ini ditanam pada jarak yang cukup lebar. Pelepahnya akan hidup normal dan tidak saling berhimpitan.

panjangnya ukuran pelepah ini, maka tanaman bisa berfotosintesis lebih maksimal. Namun bukan berarti tanaman kelapa sawit berpelepah pendek memiliki kualitas yang lebih buruk. Jenis kelapa sawit yang satu ini pun mempunyai kelebihan-kelebihan tersendiri, antara lain :

1. Mengoptimalkan Penggunaan Lahan

Kelapa sawit biasanya ditanam pada jarak 8 x 9 meter. Jarak tanam yang cukup jauh ini sengaja dimaksudkan agar pelepah bisa tumbuh secara normal, tidak saling bertabrakan, dan tingkat kelembaban lahan terjaga dengan baik. Tapi dengan menanam kelapa sawit yang pelepahnya pendek, Anda bisa menanamnya pada jarak tanam yang lebih dekat lagi kurang dari 8 x 9 m. Akhirnya jumlah tanaman yang bisa dibudidayakan di lahan tersebut pun semakin banyak.

2. Mempermudah Pelaksanaan Panen

Kelapa sawit yang notabene mempunyai pelepah yang pendek akan mempermudah Anda dalam memanennya. Anda tidak akan terganggu oleh pelepah-pelepah kelapa sawit pada saat hendak memetik TBS (Tandan Buah Segar). Keseluruhan proses pemanenan jauh lebih mudah dilakukan dibandingkan dengan kelapa sawit yang pelepahnya panjang. Hasil TBS yang telah dipetik pun akan utuh serta terhindar dari kerusakan

3. Mempercepat Waktu Pemanenan

kelebihan kelapa sawit pelepah pendek (2)

Tanaman kelapa sawit umumnya telah menghasilkan buah setelah usianya mencapai 12 bulan. Namun buah yang dihasilkan oleh tanaman yang usianya muda ini tidak layak panen dan tidak diminati oleh industri. Jadi sebaiknya buang saja buah tersebut untuk mengoptimalkan pertumbuhan vegetatif tanaman.

Khusus untuk sawit pelepah pendek, waktu panen bisa lebih cepat karena postur tanaman yang ideal antara tinggi dan besarnya lebih cepat didapatkan. Ingin konsultasi seputar pupuk, pemesanan dan sebagainya silahkan hubungi kontak di bawah ini ;

===>Hp : 081-929-392-929

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *