Archive for the ‘Tanaman’ Category
Pupuk | pupuk lada | lada | bibit lada | penanaman lada | pemupukan lada | pemeliharaan lada | makalah pupuk | jurnal pupuk | budidaya pertanian | agronomi | fertilizer | toko pupuk | pengaruh pupuk | jual pupuk | industri pupuk | pemupukan
Bibit tanaman dapat menggunakan setek. Untuk mengatasi keterbatasan bahan tanaman, dapat digunakan setek satu ruas (dua buku).
Varietas lada unggul yang direkomendasikan adalah Petaling 1, Petaling 2, Natar 1, Natar 2, Chunuk, LDK, dan Bengkayang. Varietas Natar 1 toleran terhadap penyakit busuk pangkal batang (BPB).
Penanaman diawali dengan membuat lubang tanam berukuran 80 cm x 60 cm x 60 cm atau 60 cm x 40 cm x 40 cm, bergantung pada struktur dan tekstur tanah. Selanjutnya lubang tanam diberi pupuk kandang, bahan organik, dan T. harzianum untuk mencegah serangan P. capsici.
Pemupukan menggunakan N, P, K, dan Mg dengan takaran1,6-2,4 kg (12:12:24:2) per tanaman per tahun untuk tanaman produktif, bergantung pada jenis tanah. Pupuk diberikan sesuai kebutuhan tanaman, yaitu dengan cara dibagi menjadi empat. Pemupukan dilakukan selama musim hujan dengan interval 40 hari. Tanaman lada umur 1 tahun memerlukan 1/8 takaran yang dibagi menjadi empat (diberikan pada umur 5, 7, 9, dan 11 bulan), sedangkan tanaman umur 2 tahun, pupuk diberikan 1/8 takaran selama musim hujan dan dibagi empat.
Penggunaan tajar sangat dianjurkan, karena daunnya dapat dipakai sebagai kompos, menciptakan habitat yang baik bagi mikroba tanah, serta mengurangi pengaruh panas dan kekeringan. Penggunaan tajar hidup lebih menguntungkan karena murah, ramah lingkungan, dan hasil pangkasannya dapat digunakan sebagi sumber bahan organik bagi tanaman lada, walaupun dari segi produksi sama baiknya dengan penegak kayu/mati.
Pemeliharaan tanaman dilakukan dengan: (1) pemangkasan tajar pada seminggu sebelum pemupukan untuk mengoptimalkan serapan hara oleh tanaman lada, (2) pemangkasan sulur panjat lada pada tanaman muda untuk merangsang terbentuknya cabang buah sehingga membentuk kanopi yang ideal, dan (3) pemangkasan sulur cacing dan sulur gantung yang merupakan parasit bagi tanaman lada. Pemangkasan dilakukan apabila percabangan lada di dekat permukaan tanah terlalu lebat, dengan tujuan mengurangi kelembapan di sekeliling pangkal batang agar terhindar dari serangan patogen penyakit BPB.
Untuk mendapatkan lada yang bermutu tinggi, pemanenan dilakukan tepat waktu dan pengolahan dilakukan secara higienis. Serangkaian alat pengolahan lada hitam dan lada putih telah direkayasa Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat (Balittro) untuk meningkatkan mutu lada petani. Alat tersebut terdiri atas alat perontok, pengupas, dan pengering.
Pupuk | pupuk lada | lada | bibit lada | penanaman lada | pemupukan lada | pemeliharaan lada | makalah pupuk | jurnal pupuk | budidaya pertanian | agronomi | fertilizer | toko pupuk | pengaruh pupuk | jual pupuk | industri pupuk | pemupukan
Pencarian Informasi Masuk:
Budidaya Lada (160), Budidaya lada putih (27), budidaya tanaman lada (24), budi daya lada (23), penanaman lada (17), makalah tanaman lada (12), budidaya lada hitam (9), budidaya merica (9), budi daya merica (8), bibit lada hitam (8), pembibitan lada (7), pembibitan merica (6), Tanam lada (5), MAKALAH BUDIDAYA TANAMAN LADA (5), makalah budidaya lada (4), laporan budidaya tanaman lada (4), buku budidaya lada (3), www budi daya lada (3), jurnal budidaya tanaman lada (3), bibit lada unggul (3), tanaman lada (3), www budidaya lada com (3), makalah lada (2), pemangkasan tanaman lada (2), perawatan tanaman lada (2), makalah tentang lada (2), makalah tentang budidaya lada (2), budi daya tanaman lada (2), budi daya lada putih (2), jual bibit tanaman merica (1)
Pupuk | pupuk kakao | kakao | pupuk coklat | coklat | budidaya kakao | usaha tani kakao | makalah pupuk | jurnal pupuk | budidaya pertanian | agronomi | fertilizer | toko pupuk | pengaruh pupuk | jual pupuk | industri pupuk | pemupukan
Bibit yang digunakan adalah bibit kakao unggul yaitu klon kakao lindak GC 7 (potensi hasil 2,035 kg/ha/tahun), ICS13 (potensi hasil 1,827 kg/ha/tahun), klon yang toleran terhadap penyakit busuk buah (KW 25, KW 32, KW 33 dan KW 38); klon unggul kakao mulia DRC 16 (potensi hasil 1,735 kg/ha/tahun), DR2 dan DR 38 yang tahan terhadap PBB.
Pemupukan dilakukan 2,5 bulan setelah pemangkasan dengan urea 200 g, SP-36 25 g, dan KCl 170 g/pohon. Pemupukan dilakukan tiga kali per tahun. Pemupukan juga dapat dilakukan melalui daun menggunakan urea 5% atau pupuk daun formulasi pabrik 0,2% setelah 2,5 bulan pemangkasan dan diulangi setiap bulan dengan jumlah larutan kurang lebih 500 ml/ha.

Pemeliharaan tanaman dapat dilakukan menggunakan pendekatan pengendalian hama terpadu (PHT) yang difokuskan pada pencegahan dan eradikasi. Pengendalian hama dilakukan dengan penyarungan buah muda menggunakan kantong plastik. Di samping itu, pemeliharaan tanaman dilakukan pula dengan pemangkasan eradikasi (sebelum dipangkas tanaman disemprot insektisida piretroit), perampasan buah, pengendalian biologis, pengendalian kimiawi, dan penggunaan ZPT. Pengendalian hama terpadu dapat juga dilakukan menggunakan agen hayati Beauveria bassiana.
Panen dilakukan setelah buah masak yaitu 20-21 minggu setelah pembuahan. Untuk menurunkan kadar air biji hingga sekitar 60%, dapat digunakan mesin pengering biji kakao dengan memanfaatkan panas dari mesin diesel 60 HP, penggerak kipas/blower dengan daya 4 HP, 3.600 rpm dengan kapasitas pengeringan 1,5 ton.
Untuk merehabilitasi tanaman kakao yang tidak produktif lagi, dapat diterapkan teknologi sambung samping .
Penanganan pascapanen dilakukan melalui beberapa cara. Untuk memperbaiki dan membentuk cita rasa khas coklat serta mengurangi rasa pahit dan sepat pada biji dapat digunakan alat fermentasi. Untuk pengeringan biji dapat digunakan alat pengering mekanis yang mampu mengurangi kandungan air biji setelah proses fermentasi selesai. Biji yang seragam dimasukkan ke dalam karung goni lalu disimpan dalam gudang dengan tumpukan maksimum 5 karung. Karung diletakkan di atas palet kayu setinggi 10 cm dari lantai gudang.
Pupuk | pupuk kakao | kakao | pupuk coklat | coklat | budidaya kakao | usaha tani kakao | makalah pupuk | jurnal pupuk | budidaya pertanian | agronomi | fertilizer | toko pupuk | pengaruh pupuk | jual pupuk | industri pupuk | pemupukan
Pencarian Informasi Masuk:
BUDIDAYA KAKAO (385), budidaya Coklat (82), budidaya coklat kakao (32), budidaya kakao coklat (28), BUDIDAYA KAKAU (23), budidaya kakao unggul (21), budi daya kakao (19), makalah budidaya kakao (16), bertanam coklat (16), makalah kakao (13), budidaya tanaman coklat (12), JURNAL BUDIDAYA KAKAO (10), jurnal kakao (9), pupuk coklat (8), jurnal budidaya tanaman kakao (7), kakao coklat (7), makalah budidaya coklat (6), Umur coklat berbuah (6), budidaya tanaman kakao (5), umur kakao berbuah (5), budi daya kakau (5), makalah tentang budidaya kakao (5), teknik budidaya coklat (5), pemupukan kakao (4), umur tanaman kakao berbuah (4), menanam coklat (3), kakao (3), budi daya coklat (3), makala budidaya kakao (2), kakau/coklat (2)