Banjarmasin : Garap 50 Bank Sampah

Written by Toko Pupuk on . Posted in Lingkungan

Ini tentang Banjarmasin : Garap 50 Bank Sampah.

Banjarmasin : Garap 50 Bank Sampah

Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, akan membentuk sedikitnya 50 “bank sampah” untuk seluruh wilayah kota.

Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Banjarmasin, Rusmin Argaliwa, kepada wartawan di Balai Kota Banjarmasin, Jumat (8/6), menyebutkan, dengan adanya 50 bank sampah maka setiap kelurahan sudah ada satu bank sampah.

Keberadaan bank sampah dinilai penting karena tumpukan sampah rumah tangga bisa dikelola di lokasi tersebut, setiap yang bernilai bisa dijual langsung sementara sampah organik akan dibuat pupuk kompos yang kemudian di paking untuk kemudian dijual pula.

Dengan cara tersebut, sampah tak lagi dibuang percuma tetapi menghasilkan uang bagi masyarakat setempat, katanya.

Banjarmasin : Garap 50 Bank Sampah

Menurut Rusmin, saat ini sudah ada beberapa bank sampah yang cukup aktif difungsikan, banyak dimanfaatkan masyarakat karena dapat menghasilkan nilai uang.

Keberadaan Bank sampah ini bisa dilihat di lokasi perumahan penduduk , kompleks Mahligai,Kompleks Malkon Temon, serta di kawasan Sungai Andai.

Dengan keberadaan bank sampah diharapkan penanganan sampah di kota berpenduduk sekitar 720 ribu ini bisa tertangani dengan baik, sebab berdasarkan data Pemkot Banjarmasin hanya mampu 50 persen membuang sampah lantaran keterbatasan jumlah petugas dan fasilitas angkutan.

Kalau dihitung jumlah penduduk 720 ribu jiwa dengan rasio seorang warga memproduksi sampah o,8 kilogram per orang per hari maka jumlah produksi sampah di kota tersebut sekitar 500 ton per hari.

Dari jumlah tersebut yang hanya bisa terangkut dan tertangani oleh 700 petugas termasuk tukang sapu, sopir, dan petugas lainnya dukungan 40 buah truk, enam buah mobil pick up hanya sekitar 200 ton saja.

Sisa sampah tersebut memang ada yang diambil pemulung, dibuang ke sungai oleh oknum warga atau di daur ulang untuk pupuk organik dan sebagainya, tapi masih banyak yang tertinggal dan jumlah itulah yang terus mengotori kota ini.

Dengan keterbatasan tersebut maka seringkali menimbulkan kota yang kurang bersih dan menjadi keluhan banyak warga.

Oleh karena itu Pemkot Banjarmasin setidaknya menambah jumlah petugas dan fasilitas pengakutan sampah.

Jumlah armada angkutan sampah itu jelas tak mencukupi idealnya minimal 100 truk, dan seribu petugas, sedangkan jumlah TPS 126 buah dan itupun tak mencukupi makanya kedepan perlu penambahan jumlah TPS tersebut.
gatra.com

Yup, itulah kabar Banjarmasin : Garap 50 Bank Sampah.

GD Star Rating
loading...

Pencarian info :

Maarif Award 2012 : patriotisme Kang Din untuk petani

Written by Toko Pupuk on . Posted in Berita, Lingkungan

Ini kabar tentang Maarif Award 2012 : patriotisme Kang Din untuk petani.

Maarif Award 2012 : patriotisme Kang Din untuk petani

Tak ada seorang pun yang meragukan dedikasi Ahmad Bahruddin kepada petani. Dedikasi total ini pula yang mengantarkannya memenangkan Maarif Award 2012.

Pembawaannya santai, menghilangkan kesan bahwa pria yang selalu berbatik dan rambut terikat yang mulai beruban itu sesungguhnya adalah pahlawan bagi ribuan petani di Salatiga dan sekitarnya.

Kang Din, sapaan akrabnya, adalah pendiri Serikat Paguyuban Petani Qoryah Thayyibah (SPPQT) yang anggotanya sudah 16.348 petani Salatiga, Magelang, dan Kabupaten Semarang.

Melalui SPPQT, Kang Din melatih petani bagaimana mengolah lahan dan menghasilkan produk pertanian yang bisa meningkatkan taraf hidup mereka.

Dan walaupun terkesan komunitas Islam, SPPQT tak membedakan anggotanya dari agama yang dipeluknya.

Kini pun SPPQT diketuai seorang perempuan beragama Kristen.

Tetapi langkah Bahruddin dalam memajukan desa tidaklah mudah, apalagi listrik belum mengaliri daerah ini.

Maarif Award 2012 : patriotisme Kang Din untuk petani

Bersama-sama warga, Kang Din lalu mendirikan pembangkit listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH) di Kebumen, Banyubiru, dan Semarang. Kapasitas dayanya 170 KVA.

Baru-baru ini Menteri BUMN Dahlan Iskan meresmikan PLTMH ini. Tidak itu saja, PLN membeli pembangkit listrik ini agar daerah-daerah lain teraliri listrik.

“Desa jadi daulat energi dan punya posisi tawar dengan pusat,” kata dia.

Di samping oleh PLTMH, rumah-rumah warga juga diterangi enegi biogas dari kotoran sapi.

Alhasil, nadi kehidupan petani Salatiga pun berdenyut kencang.

Listrik pula yang membuat petani sekitar situ bisa belajar dari internet, termasuk bagaimana mengembangkan produk pertanian mereka.

Salah satu produk unggulan petani Qoryah Tayyibah adalah pupuk cair organik dan beras organik. Produk ini laku jual dan menjadi pendapatan petani ketika hasil panen tak sesuai harapan.

Tentu saja, prakarsa seorang pelopor seperti Ahmad Baharuddin dan antusiasme seperti ditunjukkan petani-petani Salatiga ini semestinya sebangun dengan respons sistem kebijakan. Mereka wajib didorong.

“Kita menunggu negara memberikan hak-hak petani sehingga petani tidak khawatir lagi ketika terjadi gagal panen,” kata dia pada malam penganugerahan Maarif Award di Jakarta, Sabtu malam.

Pantas menang

Tidak hanya memberdayakan petani, Bahruddin juga mendirikan Kelompok Belajar Qoryah Tayyibah (KBQT). Pesertanya siswa-siswa di desanya.

Kepedulian ini muncul manakala Bahruddin mengetahui beberapa warga mengeluhkan biaya sekolah yang mahal kepadanya.

Tujuan kelompok belajar ini sendiri adalah mengembangkan potensi siswa seluas-luasnya tanpa membatasi kreasinya. Tentu saja semua ini tak keluar dari standar-standar yang ditetapkan negara.

“Adalah jahat jika negara mengevaluasi anak-anak Indonesia sebagai anak yang pintar bodoh, berakhlak baik dan buruk, serta lulus tidak lulus melalui ujian nasional,” kata Bahruddin agak keras.

Tak heran pula jika komunitas belajar dirian Bahruddin ini sukses melahirkan komikus-komikus baru, penulis karya ilmiah, pemusik, sineas, dan wirausahawan muda.

Salah satu contoh menarik dari kesuksesan komunitas ini adalah lahirnya seorang talenta muda berusia delapan tahun yang bisa membuat komik yang begitu bagus.

“Untung dia belajar di Komunitas Belajar Qoryah Tayyibah karena kita dukung dan fasilitasi apa kebutuhannya sesuai basis kecerdasannya,” kata dia.

Bahruddin lalu meminta pemerintah untuk memikir ulang gagasan menggunakan Ujian Nasional sebagai standar belajar siswa di Indonesia karena ini hanya membatasi kreasi dan imajinasi siswa.

Komunitas petani, pembangkit listrik, dan kelompok belajar yang didirikan Bahruddin ini sudah 12 tahun eksis.

Semua inovasinya mengakar dalam masyarakat Salatiga. Komunitas ini jelas bukan komunitas dadakan yang sirna begitu penghargaan didapat.

Maka, ketika Maarif Institute menganugerahi Ahmad Bahruddin dengan Maarif Award Sabtu malam tadi, itu memang sudah sepantasnya.
Antaranews

Itulah kabar tentang Maarif Award 2012 : patriotisme Kang Din untuk petani.

GD Star Rating
loading...

Pencarian info :

Mau tahu Hari Air Dunia ?

Written by Toko Pupuk on . Posted in Lingkungan

Mau tahu tentang Hari Air Dunia atau World Water Day, bukan?.

Tentang Hari Air Dunia

Hari Air Dunia atau World Water Day digelar setiap tanggal 22 Maret, sebagai wadah untuk menyatukan fokus perhatian dunia kepada peran penting tersedianya air bersih dan mengupayakan tata kelola sumber daya air segar yang berkelanjutan.

hari air dunia

hari air dunia

22 Maret dipilih sebagai satu hari dari satu tahun untuk merayakan ketersediaan air segar, sebagaimana direkomendasikan oleh Konverensi PBB tentang Lingkungan Hidup dan Pembangunan (UNCED).

Peringatan Hari Air Dunia pertama kali diselenggarakan pada 22 Maret 1993, ketika Sidang Umum PBB merestui program ini.

Tema Hari Air Dunia

Sejak 1993, berbagai tema telah diangkat pada peringatan Hari Air Dunia:

1994 — Peduli sumber daya air adalah tanggungjawab kita semua
1995 — Air dan Perempuan
1996 — Air untuk kota-kota yang haus
1997 — Air dunia
1998 — Air tanah — sumber daya yang tak terlihat
1999 — Semua orang tinggal di hilir
2000 — Air untuk abad 21
2001 — Air untuk kesehatan
2002 — Air untuk pembangunan
2003 — Air untuk masa depan
2004 — Air dan bencana alam
2005 — Air untuk kehidupan 2005-2015
2006 — Air dan budaya
2007 — Kelangkaan air
2008 — Tahun internasional sanitasi
2009 — Perairan lintas batas
2010 — Kualitas air
2011 — Air untuk perkotaan
2012 — Air dan ketahanan pangan – antaranews.com

Demikian tentang hari air dunia.

GD Star Rating
loading...

Air berpotensi memicu Perang

Written by Toko Pupuk on . Posted in Lingkungan

Info dan renungan bahwa Air berpotensi memicu Perang.

Air berpotensi memicu Perang

Kekurangan air bersih, kekeringan, dan banjir akan menjadi hal penting sebagai penyebab ketidakstabilan global dan konflik pada dekade ke depan.

Demikian disampaikan National Intelligence Estimate yang merupakan salah satu agensi pemerintah Amerika Serikat, seperti dikutip dari Associated Press, di Jakarta, Sabtu.

Permasalah terkait resiko air dapat menyebabkan peperangan dalam 10 tahun ke depan. Peperangan itu merupakan taraf minimal dan menyebabkan pengaruh besar pasar makanan global maupun lokal.

Kemudian setelah tahun 2022, penggunaan air sebagai senjata perang atau alat terorisme akan menjadi sering terutama terjadi di wilayah Asia Tenggara, Timur Tengah, dan Afrika Utara.

air

air

Laporan terkait keamanan air merupakan permintaan Sekretaris Negara Amerika Serikat, Hillary Rodham Clinton.

Dalam laporan itu dikatakan bahwa bencana banjir, kelangkaan dan rendahnya kwalitas air, dikombinasikan dengan kemiskinan, ketegangan sosial, kepemimpinan pemerintahan yang buruk akan berkontribusi terhadap ketidakstabilan yang menyebabkan kegagalan di banyak negara.

“Permasalahan itu nyata dan akan meningkatkan masalah keamanan,” kata Hillary Rodham Clinton.

Laporan tersebut mencatat bahwa negara-negara yang pada masa lalu telah memecahkan masalah air melalui negosiasi tetapi dikatakan dapat berubah menjadi lebih parah karena kekurangan air.

“Kami menilai bahwa kekurangan air menjadi lebih parah pada satu dekade mendatang, air di waduk atau danau yang berbagi akan digunakan sebagai alat –penggunaan air sebagai senjata atau untuk tujuan teroris, akan terjadi dalam 10 tahun ke depan,” kata laporan tersebut.

Laporan itu memprediksikan berdasarkan geografi negara-negara yang berada di wilayah atas DAS (hulu) akan lebih berkuasa ketimbang negara-negara yang di sebelah bawah DAS (hilir).

Air berpotensi memicu Perang

Negara-negara yang berada di hulu akan membatasi akses terhadap air dengan alasan politik dan negara-negara tersebut akan mengatur suplai internal untuk menekan gerakan separatis dan populasi yang membangkang.

Pada saat yang bersamaan, teroris beserta pemerintah yang tidak berwenang akan lebih sering menargetkan lokasi-lokasi yang terkait infrastruktur air seperti dam, reservoir.

Meskipun serangan itu tidak sukses tetapi ketakutan terhadap banjir besar atau kehilangan sumber-sumber air akan menimbulkan kekhawatiran publik dan menyebabkan pemerintah mengambil tindakan yang memerlukan biaya untuk melindungi infrastruktur air.

Penelitian itu difokuskan secara spesifik pada beberapa sungai dan danau, termasuk didalamnya Sungai Nil, wilayah Sudan dan wilayah selatannya, Sungai Efrat dan Tigris di Irak, Sungai Mekong di China dan Asia Tenggara, wilayah Yordania, Sungai Indus dan Brahmaputra di India dan Asia Selatan, juga Sungai Amu Darya di Asia Tengah.antaranews.com

Demikian bahwa Air berpotensi memicu Perang.

GD Star Rating
loading...

Kebutuhan air baku di Indonesia mencapai 175 juta m3/tahun

Written by Toko Pupuk on . Posted in Lingkungan

Berita tentang Kebutuhan air baku di Indonesia mencapai 175 juta m3/tahun.

Kebutuhan air baku di Indonesia mencapai 175 juta m3/tahun

Total kebutuhan air baku di Indonesia mencapai 175 juta m3/tahun sementara itu Direktorat Jenderal Sumber Daya Air (Ditjen SDA) selama tahun 2011 lalu telah membangun infrastruktur air baku yang menyalurkan sejumlah 5.011 liter/detik yang tersebar di 27 provinsi.

Demikian data Ditjen SDA yang terdapat dalam publikasi di laman resmi Kementerian Pekerjaan Umum, yang dipantau oleh ANTARA News di Jakarta, Senin.

Program infrastruktur air baku tahun 2011 dilaksanakan dalam rangka mencapai target Millenium Development Goals (MDGs) untuk mendukung Sistem Pengembangan Air Minum (SPAM) melalui jaringan perpipaan terlindungi dengan target pencapaian 30,7 juta jiwa.

Kebutuhan air baku di Indonesia mencapai 175 juta m3/tahun

Dari jumlah total kebutuhan air baku, 6,4 juta m3/tahun merupakan kebutuhan domestik, 141 juta m3/tahun untuk kebutuhan pertanian, dan 27,7 juta m3/tahun untuk kebutuhan industri.

lingkungan dan air

lingkungan dan air

Provinsi Jawa, Bali dan Papua merupakan daerah yang kekurangan air baku, sementara daerah Sumatera, Sulawesi, Nusa Tenggara, Maluku, dan Kalimantan merupakan daerah yang surplus akan air baku.

Secara umum, lebih dari 50 persen kebutuhan air dipenuhi dari air tanah. Adapun sumber air baku untuk perkotaan pada umumnya berasal dari air tanah, air permukaan yang diolah dan mata air.

Sedangkan untuk daerah perdesaan umumnya berasal dari mata air, air tanah, dan air permukiman.

Demikian tentang Kebutuhan air baku di Indonesia mencapai 175 juta m3/tahun.

GD Star Rating
loading...

Pencarian info :

Mataram : sampah menjadi suvenir

Written by Toko Pupuk on . Posted in Lingkungan

kabar mengenai Mataram : sampah menjadi suvenir.

Mataram : sampah menjadi suvenir

Pemerintah Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, tengah melakukan upaya terobosan dengan melakukan pengelolaan dan pengolahan sampah menjadi barang-barang suvenir.

Sampah yang selama ini merupakan sesuatu yang menjijikkan, kini kami olah menjadi barang yang memiliki nilai ekonomis, antara lain berupa beberapa jenis suvenir,” kata Wali Kota Mataram Ahyar Abduh saat meluncurkan program Gerakan Menuju Lingkungan Sampah Nihil (Lisan) di Kantor Camat Selaparang, Mataram, Rabu.

Wali kota menyebutkan, selain menjijikkan dan mengotori, sampah juga kerap menjadi biang menyebaran penyakit dan mengganggu kelestarian lingkungan.

“Karena mengganggu kelestarian lingkungan, maka sampah, terutama jenis plastik, telah pula menjadi musuh bagi para petani. Sampah plastik sangat sulit dapat dihancurkan dan melebur dengan tanah dalam waktu yang cukup singkat,” ujarnya menandaskan.

Namun sekarang, lanjut dia, melalui Program Lisan, sampah plastik yang semula cukup merisaukan itu, niscaya dapat diubah menjadi barang suveniran yang meliliki nilai ekonomis.

Dikatakan, upaya daur ulang dan pengolahan barang-barang limbah tersebut dilakukan pihaknya melalui kerja sama dengan PT Bumi Pandaan Sampah, perusahaan yang khusus menangani masalah sampah.

Beberapa jenis sampah plastik yang adalah musuh para petani, kata dia, melalui keterampilan khusus nantinya berubah menjadi barang bernilai ekonomis.

Sebagai contoh, gelas plastik bekas minuman, dapat dijadikan tempat tisu yang cantik dan menarik. Ada pula kantong plastik detergen yang kemudian dapat dijadikan dompet dan tas kecil yang unik, kata walikota sambil menunjukan beberapa contoh barang suveniran kepada hadirin.

“Pendeknya, aneka sampak plastik nantinya bisa dijadikan duit, asalkan masyarakat mau melakukan itu dengan memilah sampah tersebut untuk diserahkan kepala pihak PT selaku pengolah,” katanya.

Mataram : sampah menjadi suvenir

Selain untuk mendaurulang sampah plastik, kata wali kota, Program Lisan juga dimaksudkan untuk dapat menciptakan Kota Mataram yang bersih, sejalan dengan napas religius masyarakatnya.

“Jadi, lewat Program Lisan dua keuntungan dapat diraih, yakni lingkungan bersih sekaligus mendatangkan nilai ekonomis,” ujarnya meyakinkan.

Gerakan ini adalah langkah awal dari suatu tindakan kecil yang berdampak nyata bagi kelangsungan hidup yang dilakukan pemerintah dengan menggandeng PT Bumi Pandaan Sampah , ucapnya.

lingkungan dan sampah

lingkungan dan sampah

Camat Selaparang Drs M Saleh mengatakan, hal yang melatarbelakangi peluncuran program Gerakan Menuju Lingkungan Sampah Nihil, adalah tekad kuat masyarakat di lingkungannya yang ingin menjadikan kawasan pemukiman mereka bersih dari sampah.

“Gerakan menuju lingkungan sampah nihil merupakan program unggulan bagi Kecamatan Selaparang, di samping program lain berupa menyerahan beras miskin kepada mereka yang berhak,” ujar M Saleh.antaranews.com

Demikian kabar mengenai Mataram : sampah menjadi suvenir.

GD Star Rating
loading...

Menteri Lingkungan Hidup meresmikan bank sampah di Palembang

Written by Toko Pupuk on . Posted in Lingkungan

Menteri Lingkungan Hidup meresmikan bank sampah di Palembang.

Menteri Lingkungan Hidup meresmikan bank sampah di Palembang

Menteri Negara Lingkungan Hidup Republik Indonesia Balthasar Kambuaya meresmikan bank sampah yang dikelola oleh masyarakat di Kecamatan Alang-alang Lebar Kota Palembang.

Yang sudah ada bank sampah itu di Palembang dan Surabaya, kata Balthasar ketika meresmikan bank sampah di Palembang, Sabtu.

Menurut dia, bank sampah yang dibangun pada tahun ini diperbanyak lagi dan ditargetkan se-Indonesia 250 bank sampah dan di Palembang akan ditambah satu lagi.

“Bank sampah ini sebenarnya disediakan reward untuk kota-kota adipura atau semacam kompensasi dari pemerintah. Kami menghargai perjuangan yang dilakukan pemerintah daerah,” katanya.

Ia menyatakan, kalau dirinya melihat proses itu langsung di Palembang ini, sedangkan di tempat lain ia melihat produk yang sudah jadi.

Sementara mengenai pemasarannya, sebagaimana dilaporkan Badan Lingkungan Hidup Palembang di sini pupuknya justru kurang, karena untuk dinas pertamanan, jadi pemerintah yang beli sebagian.

Menteri Lingkungan Hidup meresmikan bank sampah di Palembang

Pada kesempatan itu, menteri meninjau langsung bank sampah yang terletak di perumbahan penduduk Griya Bahagia tersebut.

Selain itu, juga melihat pameran kerajinan yang terbuat dari sampah-sampah seperti tas, baju rompi, tempat tisu, bantal, gantungan kunci dan lainnya.

lingkungan dan sampah

lingkungan dan sampah

Sementara itu wali kota Palembang, H Eddy Santana Putra menyatakan, kalau di lingkungan perumahan itu sampahnya sudah dikelola dengan baik.

Pada hari ini di Kota Palembang sudah ada lima bank sampah dan diharapkan akan terus bertambah jumlahnya.

“Kami targetkan, setiap RT di Palembang sendiri ada 4.800 RT ,” ujar dia.

Wali kota Palembang juga sudah menambah dana untuk dinas kebersihan setempat, tuturnya tanpa menyebut besaran dana yang dimaksud.antaranews.com

Demikian tentang Menteri Lingkungan Hidup meresmikan bank sampah di Palembang.

GD Star Rating
loading...

Pencarian info :

Cuma 25 % potensi air diberdayakan

Written by Toko Pupuk on . Posted in Lingkungan

Mengenai kabar Cuma 25 % potensi air diberdayakan.

Cuma 25 % potensi air diberdayakan

Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto mengakui bahwa pengelolaan sumber daya air di Indonesia selama ini hanya mampu menyentuh sekitar 25 persen dari seluruh potensi air yang dimiliki.

“Patut disyukuri Indonsia dikaruniai oleh Tuhan dengan potensi sumber daya air yang sangat melimpah dengan jumlah total sekitar 3.200 miliar meter kubik setiap tahunnya,” katanya di Semarang, Rabu.

Hal tersebut diungkapkannya usai membuka Seminar Nasional Bendungan Besar dan Rapat Anggota Tahunan (RAT) Komite Nasional Indonesia Untuk Bendungan Besar di Hotel Patrajasa Semarang.

Menurut Djoko kirmanto, potensi sumber daya air sebesar itu tersebar dalam 7.956 sungai dan 521 danau yang ada di berbagai wilayah Indonesia dengan ketersediaan air secara mantap sekitar 700 miliar meter kubik setiap tahun.

air lingkungan

lingkungan

Namun, kata dia, potensi kekayaan sumber daya air sebesar itu di Indonesia selama ini hanya terkelola dengan baik sekitar 25 persennya, sementara 75 persen sisanya turun begitu saja dari sungai dan mengalir ke laut.

“Padahal, sumber daya air yang sangat melimpah itu bisa dimanfaatkan secara baik, misalnya untuk penyediaan air irigasi, air baku untuk rumah tangga, perkotaan dan industri, termasuk untuk energi listrik,” katanya.

Ia menyebutkan, potensi sumber daya air untuk tenaga listrik mencapai sebesar 75.000 megawatt, namun sampai saat ini baru dimanfaatkan enam persennya, demikian juga potensi air untuk mikrohidro sebesar 500 megawatt.

Cuma 25 % potensi air diberdayakan

Pemenuhan kebutuhan air untuk lahan irigasi seluas 7,2 juta hektare sampai saat ini baru sekitar 11 persennya yang bisa dijamin oleh bendungan atau waduk yang ada, demikian pula untuk kebutuhan rumah tangga dan industri.

Sebenarnya ada tiga masalah besar yang dihadapi dunia, kata dia, yakni masalah pangan, energi, dan air, karena itu melihat potensi sumber daya air yang dimiliki Indonesia mampu mengatasi permasalahan air.

Ditanya kendala dalam pengelolaan sumber daya air, ia mengatakan, aspek sumber daya manusia (SDM) sebenarnya mencukupi dan aspek teknologi juga tidak menjadi kendala karena tukar-menukar teknologi terbuka lebar.

“Hanya saja, dari aspek pendanaan memang memerlukan biaya yang sangat besar. Karena itu, pengelolaan sumber daya air secara optimal ini menjadi tantangan ahli-ahli bendungan yang berkumpul di sini,” katanya.

Selain itu, Djoko kirmanto mengatakan “mindset” (pola pikir) masyarakat Indonesia yang cenderung cinta membangun, namun tidak dengan pemeliharaannya harus diubah untuk menjaga keberlangsungan fasilitas yang dimiliki.

Demikian tentang Cuma 25 % potensi air diberdayakan.

GD Star Rating
loading...

Menumbuhkan kebiasaan membuang sampah melalui dongeng

Written by Toko Pupuk on . Posted in Lingkungan

Kabar berita Menumbuhkan kebiasaan membuang sampah melalui dongeng.

Menumbuhkan kebiasaan membuang sampah melalui dongeng

Banyak kebiasaan baik bisa ditanamkan sejak usia dini dengan berbagai cara. Kali ini, kampanye Gerakan Membuang Sampah (GEMAS) kembali dilancarkan atas kerja sama Danone Aqua (Aqua Group), LKBN ANTARA, Indonesian Business League (IBL) melalui acara Dongeng Gemas bagi murid-murid tiga SD di Jakarta.

Dongeng tentang membuang sampah secara baik dan terus-menerus serta kebiasaan hidup bersih diutarakan dari Kak Siddik, seorang pendongeng yang mendedikasikan diri bagi pendidikan anak-anak. Selain berkampanye, aktivitas mendongeng ini juga untuk memperingati Hari Pendidikan Nasional pada 2 Mei 2012.

sampah dan lingkungan

sampah dan lingkungan

Pada masa kini, kebiasaan mendongeng untuk anak-anak sudah cukup langka dijumpai. Menyimak cerita dan larut dalam kisah yang dituturkan pendongeng memberi anak-anak kemampuan imajinatif, kognitif, dan keunggulan analisis. Ini akan berguna bagi anak-anak di kemudian hari.

Yang tidak kalah penting, pendidikan tentang kebiasaan hidup sehat dan bersih itu dialami anak-anak dengan cara menyenangkan bagi mereka.

Menumbuhkan kebiasaan membuang sampah melalui dongeng

Program kampanye GEMAS yang ditargetkan untuk pemerintah, NGO, serta masyarakat umum ini, bertujuan untuk membangun kesadaran kepada masyarakat mengenai pendidikan pengelolaan sampah, hingga ke pengelolaan sampah yang benar kepada masyarakat.

Sesuai dengan semangat kampanye ini, pemilihan kampanye GEMAS di beberapa SD itu karena pendidikan mengenai pengelolaan sampah dapat dilakukan sejak usia dini agar dapat menciptakan perilaku hidup bersih dan sehat.

Pendekatan melalui dongeng dirasa paling tepat karena akan lebih diminati anak-anak, supaya pesan yang disampaikan oleh kampanye GEMAS dapat tersalurkan secara baik. antaranews.com

Demikian kabar Menumbuhkan kebiasaan membuang sampah melalui dongeng.

GD Star Rating
loading...

Pencarian info :

GEMAS : Gerakan Membuang Sampah

Written by Toko Pupuk on . Posted in Lingkungan

Kabar tentang GEMAS atau Gerakan Membuang Sampah.

Ada apa dengan GEMAS : Gerakan Membuang Sampah

Program Gerakan Membuang Sampah (GeMas) merupakan gerakan yang diprakarsai oleh Jaring Bisnis Indonesia (IBL), PT. Tirta Investama (Danone Aqua), dan LKBN ANTARA.

lingkungan dan sampah

lingkungan dan sampah

GEMAS : Gerakan Membuang Sampah

Masalah pengelolaan sampah mungkin memang bisa dibilang ‘urusan pemerintah’, tapi bukan berarti kita sebagai bagian dari masyarakat awam tidak perlu melakukan apa-apa utk berpartisipasi dalam proses pengelolaan sampah yang baik. Cukup dengan memulai membuang sampah pada tempatnya,hilangkan kebiasaan membuang sampah sembarangan,pupuklah rasa malu sebagai generasi sadar lingkungan jika kalian masih juga membuang sampah sembarangan sekalipun tidak ada orang yang melihat.

Bagaimana cara meningkatkan kesadaran tersebut? risalah dengan pengetahuan. mengetahui apa itu sampah, kategori sampah (organik dan non-organik), bagaimana dampaknya pada lingkungan, seberapa besar biaya yang dikeluarkan oleh pemerintah untuk melakukan pengelolaan sampah yang baik. dimulai dari upah para pekerja untuk memunguti sampah yang dibuang sembarangan oleh orang2 yang tidak mempunyai kesadaran, biaya pengangkutan sampah, biaya penyeleksian dan pemilahan sampah, biaya untuk menyiapkan tong2 sampah di segala penjuru… yah mau sebanyak apa pun tong sampah yang disediakan tidak akan pernah cukup jika masyarakatnya sendiri tidak memiliki kesadaran.

bayangkan seberapa banyak biaya dan tenaga yang bisa dihemat oleh pemerintah jika kita sudah memulai untuk membuang sampah pada tempatnya yaitu tempat sampah, bukan pinggir jalan sepi,atau semak-semak,atau got.

Selain membuang sampah pada tempatnya,sebaiknya kita juga mengerti masalah pemilahan sampah,hal ini memang perlu ditunjang dengan penyediaan tempat sampah khusus yang memisahkan sampah organik dan non-organik. tapi kita bisa memulai dari rumah kita sendiri,pisahkan tong sampah untuk kedua macam sampah itu sehingga pada saat kalian membuangnya ke TPA awal,para pekerja tidak perlu repot-repot memilah sampah itu lagi…dan sekali lagi penghematan biaya dan tenaga bisa diselamatkan.

Demikian berita GEMAS alias Gerakan Membuang Sampah.

GD Star Rating
loading...

Pencarian info :

Icon pupuk
berkualitas
Icon ijin PPI
kementan RI
Icon harga
terjangkau
Icon kirim
nusantara
Icon untung
dijual kembali
Icon no
minimum order
Icon cocok
semua tanaman
Icon Pupuk
Non Subsidi
Icon layanan
pasca jual