Cara Pengendalian Gulma Pada Kelapa Sawit

Cara Pengendalian Gulma Pada Kelapa Sawit

Cara Pengendalian Gulma Pada Kelapa Sawit – Gulma adalah tanaman yang hampir tumbuh disetiap daerah perkebunan dan pertanian. Keberadaaan gulma ini justru merugikan karena dapat menyebabkan areal terenddam air yang mmenyulitkan saat evakuasi panen sehingga menurunkan produktifitas tanaman.

PENGENDALIAN GULMA

cara pengendalian gulma pada kelapa sawit

Untuk mengatasi hal tersebut maka diperlukan pengendalian gulma. Pengendalian gulma adalah teknik atau cara pengolahan yang tepat dan ramah lingkungan pula yang berguna sebagai penyedia tempat tumbuhnya pohon kelapa sawit.

Pengedalian ini dapat menjadi tempat tumbuhhnya tanaman kelapa sawit serta menjaga tumbuhan inang nya dari hama penyakit tanaman yang akan mengganggu perrtumbuhan sawit.

Ada beberapa cara pengendalian Gulma pada kelapa sawit tergantung dari masa tanaman tersebut , yaitu ketika Tanaman belum menghasilkan (TBM) dan Tanaman menghasilkan (TM).

PENGENDALIAN GULMA PADA SAAT TBM

Ada beberapa cara pengendalian gulma yang perlu dilakukan pada saat tanaman belum menghasilkan diantaranya:

• Memelihara Piringan

Pada kebun sawit , salah satu yang penting dilakukan adalah pemeliharaan piringan dengan menjaga piringan yang ada di area kelapa sawit tetap bersik dari gulma .
Cara nya adalah dengan menyemprootkan Herbisida yang banyak dijual di TOKO PUPUK.

Penyemrotan ini dilakukan dengan Herbisida jenis Glyphosate yang dapat digunakan untuk membasmi gulma . Untuk penyemprotan ini sebaiknya dilakukan dengan sangat hati-hati agar tidak membunuh tanaman sawit.

• Memelihara Gawangan

Ada beberapa jenis tanaman gulma yang tidak perlu dibasmi seperti Ottochloa nodosa, Paspalum Conyugatum ,dan beberapa jenisa tanaman gulma ringan lainnya.

Sedangakan untuk anak kayu dan gulma lain harus dibasimi. Salah satu gulma yang perlu dibasmi aadalah tanaman gulma jenis Mikania micrantha. Pembasmian ini dilakukan dengan penyemrotan Flouroxpyr (Starane).

Hal lain yang penting dalam pengendalian gulma adalah tetap menjaga tanaman Inang dan jangan dibasmi.

PENGENDALIAN GULMA PADA SAAT TM

Padda saat tanamna menghasilkan juga perlu pengendalian terhadap tanaman gulma dengan beberapa cara yang hampir sama dengan pengendalian gulma pada saat tanaman belum menghasilkan diantarnya :

• Memelihara Piringan dengan Tertib

salah satu maksud dari memelihara pirirngan dengan tertib bertujuan untuk memudahkan saat pemanenan dimana pirirngan akan berperan sebagai tempat pengumpulan berondolan agar tidak tercecer, jadi hal ini membantu dalam memudahkan pengumpulan berondolan.

• Memelihara Gawangan

Sama seperti pada saat TBM, pengendalian gulma perlu dilakukan secara selektif. tanaman inang juga perlu dijaga guna sebagai tempat populasi predator pemakan daun dan ini harus dipelihara sama seperti pada saat TBM

• Memelihara Pelepah

Gulma yang tumbuh dan merambat pada pelepah harus segera dibasmikan pada saar melakukan pengendalian gulma secara selektif dan tidak boleh melakukan penyemprotan pada pelepah , karena bisa membuat terjadinya serangan serangga dan hama.

Maka dari itu perlunya memberhatikan pelepah dan melakukan perawatan.

GUNAKAN HERBISIDA UNTUK PEMBASMIAN HAMA

Untuk pembasmian harus dilakukan dengan herbisida yang mempunyai banyak jenis tergantung sasaran hama yang akan dibasmi.

Untuk pengendalian gulma pada piringan bisa mencampur herbisida supaya bisa mengendalikan semua jenis gulma dengan biaya yang efektif , dan untuk campuran nya anda perlu mengetahuinya dengan membaca kemasan sebelum memakainya, sudah tertera dikemasan atau bisa langsung menanyakan kepada penjual.

Untuk pengendalian gulma secara selektif anda bisa melakukan penyemprotan dengan Tepat Waktu dan dengan Dosis yang sesuai agar penyemprotan bisa merata.
Jika info kurang lengkap anda bisa langsung mengunjugi TOKO PUPUK atau bisa langsung menghubungi Customer Services

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *